sebuah taman untuk sayang

Rina

yang ke-24

Ada satu benih yang sudah lama ingin aku tanam.
Boleh aku menanamnya untukmu?

— dari Dimas

tunas

Ia mulai tumbuh

Ketuk tetes air di bawah untuk menyiramnya, sampai tunasnya berdiri tegak.

0 / 5 tetes

kuncup pertama

Ia menunggu kehangatan

Tahan sebentar untuk menghangatkannya sampai kelopaknya terbuka.

karangan

Satu per satu, semuanya tentangmu

    yang paling ingin aku lihat

    Wajahmu

    Foto Rina

    Sore itu, cahaya kebetulan jatuh tepat di wajahmu

    kenangan yang mekar

    Kita

    Kenangan
    Kita, tanpa direncanakan
    Kenangan
    Foto yang selalu aku buka saat rindu

    surat di dalam kelopak

    Untukmu

    pesan suara

    biji dandelion

    Doa-doa kecil untukmu

    • Sehat selalu, tahun demi tahun
    • Semua yang kamu doakan diam-diam menemukan jalannya
    • Bahagia, bahkan di hari-hari yang biasa
    • Mimpimu pelan-pelan jadi nyata

    sekarang, satu buket

    Selamat ulang tahun, Rina yang ke-24

    Satu buket penuh, hanya untukmu. Setiap kelopaknya aku tanam sendiri.

    dari Dimas

    Pratinjau — begini tampilannya nanti